Menu Content/Inhalt
Awal arrow Profil
Sejarah Print
    Melihat perkembangan perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun ini mengalami pasang surut dan terjadinya pengangguran yang bertambah banyak. Hal ini tentunya akan memperburuk keadaan lagi apabila kita sebagai masyarakat Indonesia tidak secara bersama-sama menanggulangi masalah tersebut.
    Sebagai perwujudannya ketua yayasan Worldstar Education Foundation (WEF) berkeinginan membangun Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi agar dapat membantu pemerintah mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia melalui pendidikan. Namun izin mendirikan perguruan tinggi yang baru pada saat sekarang ini tidak dikeluarkan lagi mengingat jumlah perguruan tinggi yang ada di Indonesia sudah terlalu banyak, salah satu cara yang paling efektif agar mencapai tujuan tersebut maka pada tahun 2005 yayasan WEF mengambil alih perguruan tinggi yang sudah tidak memenuhi persyaratan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi yang bernama Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Eka Prasetya .
    Yayasan WEF cukup yakin bahwasannya STIE Eka Prasetya dapat berkembang dan memenuhi harapan masyarakat luas dengan dikelola oleh manajemen yang professional dan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Pengelolaan yang professional memerlukan modal yang banyak termasuk dalam hal penyediaan tenaga pengajar yang berkualitas, sarana dan prasarana yang bagus. STIE Eka Prasetya diresmikan oleh Bapak Walikota Medan Drs. H. Abdillah, Ak, MBA pada tanggal 23 April 2006 dan tanggal tersebut ditetapkan sebagai Dies Natalis STIE Eka Prasetya .
 

Login Form






Lost Password?